IDENTITAS.CO.ID, POLMAN – Tanggul jebol sepanjang kurang lebih 50 meter yang berada di pinggir aliran sungai Kunyi, Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat dibenahi oleh warga secara gotong royong menggunakan alat seadanya, namun beberapa waktu lalu kembali jebol saat hujan deras mengguyur daerah ini pada Rabu (14/6/2023) malam.

Menanggapi hal tersebut Ketua komisi III DPRD Polewali Mandar (Polman) Rahmadi meminta agar Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera menurunkan alat berat benahi tanggul jebol tersebut.

Pasalnya akibat kejadian ini air sungai tidak mengalir ke bendungan, sehingga ribuan hektar sawah warga terancam kekeringan.

“Ini sifatnya darurat, sawah warga terancam kekeringan, apalagi sebagian warga mau menanam, kita minta agar segera diturunkan alat berat,” kata Rahmadi, Kamis (15/6/2023).

Ia menjelaskan akan segera memanggil jajaran PUPR Polman untuk duduk Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas dan segera merespon keluhan warga atas tanggul yang jebol.

“Permintaan warga yakni bantuan alat berat, kemarin kan sudah gotong royong, tapi kembali jebol itu,” lungkapnya.

Menurutnya, selama ini masalah bencana alam sering terjadi di wilayah Polman lantaran intensitas hujan.

“Kita minta segera diturunkan alat berat, walaupun ini belum RDP, tapi kan darurat ini,” ujarnya.

Ia menambahkan semoga alat berat milik PUPR Polman tidak mengalami kerusakan agar bisa secepatnya diturunkan